Share it...!

Mungkinkah masa depan remaja akan tetap seperti ini?

Saat ini, remaja kita hampir memiliki pola pikir dan perkembangan yang tak pasti, kaum remaja sering bingung, dan kadang mereka diperlakukan seperti anak-anak, tapi dilain waktu mereka dituntut untuk bersikap mandiri dan dewasa.
Remaja adalah masa menuju kedewasaan, oleh karena itu pada proses ini remaja belum punya pola pikir yang tidak pasti, hingga mereka butuh pegalaman dan pengajaran yang tepat dari sekitarnya. Akan tetapi yang terjadi saat ini adalah suatu masa yang berbahaya bagi para remaja dan penuh dengan jebakan. Maraknya situs online didunia maya, pergaulan bebas, pornografi, dan canggihnya teknologi pada saat ini membuat kaum remaja kewalahan dan tidak bisa memilah-milah mana yang baik untuknya maupun yang tidak.
Kita lihat saja kaum remaja saat ini, kemana-mana selalu bawa handphone, biar tidak katrok. Pakaiannya memakai jeans yang ketat, biar modis. Harus punya fb sama twitterlah, biar gak jadi gaptek. Harus punya gebengan biar ga dikira ga laku. Mereka sudah tidak lagi menjadi generasi muda yang diharapkan bangsa kita untuk memajukan bangsa kita selama ini. Bukan lagi pemuda yang menjunjung tinggi sumpah pemudanya, dan tidak lagi memiliki moral. Anjuran islam sudah banyak dilupakan, tidak lagi menutup aurat, bahkan sudah tidak takut lagi kepada Allah serta lupa akan hadirnya akhirat kelak. Namun jika perayaan valentine, seluruh hotel diseluruh penjuru nusantara akan penuh, kondom terjual habis, dan kesucian tak ada artinya lagi. Itulah kenyataannya. Wajar bila Rasulullahsaw pernah bersabda. “Akan tiba suatu masa ketika umatku tak lagi takut kepada Allah dan mereka mengikuti kebiasaan orang-orang Yahudi dan Nasrani” Naudzubillahi min dzalik.
Memang benar, kaum yahudi tidak pernah rela sampai kita menjadi pengikutnya. Mereka tak akan pernah menyerah untuk menghancurkan islam dan menjadikannnya pecah belah. Sementara anak muda jaman sekarang sudah menjadi korban para yahudi tersebut. Mereka sudah dibutakan oleh moral, budaya, kesucian, dan agama. Facebook, game online, hubungan bebas, pornografi sudah menjadi bagian dari hati remaja sekaranag. Lalu, apakah generasi muda yang kita harapkan akan terus menjadi seperti ini? Apakah dengan diberikannya waktu untuk mereka, lantas mereka hanya memakainya untuk meng-update dan berdemo diakun jejaring sosial ala facebook dan twitter itu kah? Dimana letak rasa syukur mereka saat ini? Bukankah Allah telah berfirman dalam Qur’annya “Dan tidaklah aku menciptakan manusia dan jin melainkan untuk beribadah kepadaku” Masya Allah, betapa jauhnya kita kepada sang ilahi Robbi selama ini.
Belum lagi masalah utama bagi para remaja, yaitu mereka seringkali menyalah gunakan kebebasan mereka. Bisa kita lihat dimana-mana maraknya free sex, tersebarnya virus berbahaya ala HIV/AIDS, hingga hamil diluar nikah. Begitu banyak problematika bagi para remaja saat ini.
Pemerintahpun mengatasinya dengan cara yang juga salah, yaitu mengampanyekan penggunaan kondom diseluruh penjuru indonesia, mulai dari pemberian kondom gratis bagi para pelacuran, hingga ada pula yang langsung memasarkannya disembarangan tempat seperti apotek. Alhasil, perzinaan pun membludak dimana-mana. Yang paling dikagetkan lagi ialah dimana sebuah warta berita nasional yang melakukan riset terhadap sejumlah wanita di Yogyakarta, dihasilkan 97% dari mereka sudah tidak perawan lagi. Pastinya berita ini menggegerkan tanah air. Semahal itukah harga kesucian seorang wanita kita?
Maka dari itu, para orang tua dan guru harus memberikan penyuluhan kepada para anak muda tentang pentingnya sex education, agar mereka mampu menjadi generasi muda yang sehat.
Masih banyak PR untuk bangsa kita saat ini dalam penanganan untuk masa depan yang sesungguhnya entah itu dengan cara penyaluran yang kreatif imajinatif dan produktif, salah satunya adalah kepedulian antar sesama entah itu kepada orang tua, guru, dan teman kita sendiri agar kelak remaja kita tidak menjadikan dirinya sebagai “komoditas”, apalagi objek perahan untuk mendukung keuntungan tanpa memikirkann implikasi dan hidup generasi muda yang sehat! Yes!
Anda baru saja membaca artikel yang berkategori masa depan remaja / masa kini / remaja dengan judul Mungkinkah masa depan remaja akan tetap seperti ini?. Anda bisa bookmark halaman ini dengan URL http://fadlurrahman92.blogspot.com/2011/10/mungkinkah-masa-depan-remaja-akan-tetap.html. Terima kasih!
Ditulis oleh: Unknown - Sabtu, 08 Oktober 2011

Belum ada komentar untuk "Mungkinkah masa depan remaja akan tetap seperti ini?"

Posting Komentar

Terimakasih telah berkomentar,.,.